Tahukah Kamu ?

Tahukah Kamu ?

-
tulang paha manusia, jauh lebih kuat dari konstruksi beton.
-Gajah adalah satu-satunya mamalia yang tidak bisa meloncat.
-Kuku jari tangan manusia tumbuh empat kali lebih cepat daripada kuku jari kakinya..
-Cocacola bakal berwarna ijo, seijo cendol kalo gak dikasih tambahan pewarna dalam proses pembuatannya..
-bumi, adalah satu2nya planet di sistem tata surya kita yang tidak dinamakan dengan nama dewa-dewi

Cari Artikel Ini

Rabu, 27 Juli 2011

Greensburg, Kota Hantu yang Berubah Menjadi Kota Hijau


Greensburg adalah sebuah kota yg terletak di Kansas di bagian tengah Negara USA. Jumlah penduduknya adalah 1574 jiwa pada sensus tahun 2000. Di malam hari pada tanggal 4 Mei 2007, Greensburg diterjang oleh angin tornado besar yang datang secara cepat dan tiba-tiba, sehingga 95 % dari kota tersebut mengalami kehancuran. Angin tornado tersebut juga menewaskan 13 orang penduduk. Dan seketika itu Greensburg menjadi sebuah kota mati atau kota hantu. Dan akan sangat mudah bagi para pendudunya untuk pergi dan meninggalkan kota tersebut. Tetapi dewan kota memutuskan untuk mengubah tragedi ini menjadi sebuah kesempatan: mereka memutuskan bahwa mereka akan membangun kembali kota, dan setiap struktur kota itu akan dibangun dengan standar LEED Platinum.
Greensburg benar-benar hancur setelah diterjang tornado tersebut. Bagi para penduduk, itu adalah badai terbesar yg pernah mereka lihat dalam hidup mereka. Kecepatan tornado pada waktu itu adalah 205 mil perjam dan lebarnya mencapai 1,7 mil, lebih lebar daripada lebar kota itu sendiri.



Setelah kehancuran yang mengerikan, anggota dewan kota menghabiskan 12 minggu melelahkan untuk mengembangkan rencana pemulihan. Mereka memutuskan bahwa dana untuk bantuan darurat akan lebih baik untuk membuat kota itu lebih berkelanjutan dan layak untuk ditempati. Sebelum badai, orang-orang muda sudah pindah berbondong-bondong dan tidak ada yang datang untuk menggantikan mereka. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kesempatan mendapatkan ekonomi yg baik di kota tersebut dan para pejabat kota takut bahwa hari-hari kota Greesnburg tinggal menunggu waktu saja.



Setelah badai yg sangat dasyat tersebut Greensburg diberi kesempatan yg tidak biasa untuk membangun kota mereka . Para penduduk tidak hanya akan membangun kembali kota mereka, mereka akan membangun kembali dengan teknik hijau modern dan bahan-bahan yang sederhana tidak tersedia pada saat kota itu didirikan. Mereka akan membangun kota eco pertama di dunia.



Mewajibkan semua bangunan kota untuk mematuhi standar LEED Platinum membuat Greensburg menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang benar-benar menjadi “hijau” secara keseluruhan. Para pemilik rumah didorong untuk membangun rumah mereka mengikuti standar lingkungan yang tinggi.



Selain membangun kembali sturuktur yg rusak menjadi baru, kota ini juga membangun sebuah “ladang angin” untuk menyediakan energy yang bersih bagi kota. Selain itu sekolah ramah lingkungan yg baru dibuka untuk para siswa. Sebuah inkubator bisnis (bertempat di sebuah gedung yang indah dan ramah lingkungan, tentu saja) juga dibangun untuk membantu masyarakat setempat memulai dan mempertahankan bisnis yang akan membuat hidup menjadi lebih baik baik ke masa depan Greensburg.



Perumahan dan sektor komersial kota telah selesai dibuat ulang dan dilahirkan kembali. Warga yang menghabiskan lebih dari dua tahun, tinggal di trailer Darurat FEMA pindah ke rumah baru mereka yang ramah lingkungan, dan sekolah-sekolah dan bisnis di kota akhirnya kembali normal. Sebuah taman mendorong warga masyarakat untuk bekerja sama untuk membuat setiap rumah dan setiap keluarga menjadi lebih sehat. Bahkan beberapa warga yang memutuskan untuk meninggalkan Greensburg setelah tornado kembali untuk tinggal di kota yang telah direvitalisasi.





Pejabat kota percaya bahwa kota ini akan dibangun kembali sepotong demi sepotong, orang akan terus menghargai dan meningkatkan rumah hijau baru mereka . Sejak tornado mengerikan, warga secara konsisten memperbaiki dan meningkatkan setiap aspek kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar